Latar Belakang

Latar belakang Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1951 tentang Nasionalisasi De Javasche Bank N.V. didasari oleh keinginan pemerintah Republik Indonesia untuk memiliki bank sentral yang bersifat nasional dan sepenuhnya dimiliki oleh negara sebagai wujud kedaulatan ekonomi. Sebelum undang-undang ini ditetapkan, De Javasche Bank N.V. masih merupakan lembaga partikelir yang dikuasai oleh modal asing, sehingga bertentangan dengan prinsip negara yang merdeka dan berdaulat. Nasionalisasi ini dilakukan demi menjamin kepentingan umum, memperkuat kendali negara atas kebijakan moneter, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui sistem perbankan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

Pokok-Pokok Pengaturan

Undang‑Undang Nomor 24 Tahun 1951 mengatur tentang nasionalisasi De Javasche Bank N.V., yang berarti pengambilalihan bank tersebut menjadi milik negara Republik Indonesia. Pokok pengaturan mencakup: penetapan bahwa De Javasche Bank berubah status menjadi bank milik negara atau badan yang dikuasai oleh pemerintah; mekanisme pengalihan kepemilikan dan pengelolaan aset bank; ketentuan mengenai hak, kewajiban, dan tanggung-jawab yang timbul akibat nasionalisasi; serta pengesahan formal bahwa tindakan nasionalisasi mendapat legitimasi undang-undang. Tujuannya adalah memperkuat kendali negara atas sistem perbankan dan keuangan nasional, memutus sisa dominasi perusahaan keuangan kolonial, serta mendukung kedaulatan ekonomi dan pembangunan nasional melalui institusi keuangan milik negara.

Pengaturan Peralihan Penutup

Ketentuan penutup Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1951 menyatakan bahwa undang-undang ini dapat disebut sebagai “Undang-Undang Nasionalisasi De Javasche Bank N.V.” dan mulai berlaku pada hari pengundangannya. Untuk menjamin keterbukaan dan pelaksanaan yang sah, pemerintah memerintahkan agar undang-undang ini diundangkan dengan menempatkannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia, sehingga seluruh pihak yang berkepentingan dapat mengetahuinya dan melaksanakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.